"“Kalau wajah itu bukan aurat yang tidak boleh dilihat oleh seorang asing, tentulah Rasulullah tidak memalingkan wajah al-Fadhal dari wanita itu, sedang perempuan itu sendiri beralasan karena ia sedang menunaikan ihram dalam haji. "
"Hadits itu jelas sekali. Tidak bisa dikatakan, mungkin hal itu suatu hukum khusus bagi para isteri Nabi, karena perbedaan antara isteri Nabi dan kaum muslimah lainnya berkaitan dengan hijab itu, hanyalah perbezaan waktu saja. Hukum itu pada mulanya memang dikenakan kepada para isteri Nabi, kemudian diwajibkan kepada seluruh kaum muslimin.Sekiranya wajah isteri Nabi itu aurat bagi orang asing laki-laki, yang mereka itu adalah ummahatul mu’minin menurut padangan ulama, sudah tentu wajah wanita muslimah lainnya lebih dari itu."
Ayat Quran mengenai hijab untuk isteri-isteri Rasulullah tu kena faham mengapa diturunkan. Ayat itu khas untuk para isteri Rasulullah dan bukan digunapakai untuk semua wanita Islam.
Para ulamak sebenarnya menyalahtafsirkan untuk kepentingan diri bagi mengawal kaum wanita. Bilangan orang mendengar ceramah seseorang ulamak bukan merupakan ukuran samada apa yang diajar adalah betul atau tidak. nabi sendiri pernah berkata dari 73 kumpulan orang islam hanya 1 yang masuk syurga. Dari 1000 manusia hanya 1 yang tidak termasuk dalam kumpulan Dajjal. Bukankah itu bermaksud bilangan bukan dalil sebagai kebenaran.
5 comments:
Apa yg ekstrem nya?
"“Kalau wajah itu bukan aurat yang tidak boleh dilihat oleh seorang asing, tentulah Rasulullah tidak memalingkan wajah al-Fadhal dari wanita itu, sedang perempuan itu sendiri beralasan karena ia sedang menunaikan ihram dalam haji.
"
"Hadits itu jelas sekali. Tidak bisa dikatakan, mungkin hal itu suatu hukum khusus bagi para isteri Nabi, karena perbedaan antara isteri Nabi dan kaum muslimah lainnya berkaitan dengan hijab itu, hanyalah perbezaan waktu saja. Hukum itu pada mulanya memang dikenakan kepada para isteri Nabi, kemudian diwajibkan kepada seluruh kaum muslimin.Sekiranya wajah isteri Nabi itu aurat bagi orang asing laki-laki, yang mereka itu adalah ummahatul mu’minin menurut padangan ulama, sudah tentu wajah wanita muslimah lainnya lebih dari itu."
bukankah ekstrem di situ?
Ayat Quran mengenai hijab untuk isteri-isteri Rasulullah tu kena faham mengapa diturunkan. Ayat itu khas untuk para isteri Rasulullah dan bukan digunapakai untuk semua wanita Islam.
Para ulamak sebenarnya menyalahtafsirkan untuk kepentingan diri bagi mengawal kaum wanita. Bilangan orang mendengar ceramah seseorang ulamak bukan merupakan ukuran samada apa yang diajar adalah betul atau tidak. nabi sendiri pernah berkata dari 73 kumpulan orang islam hanya 1 yang masuk syurga. Dari 1000 manusia hanya 1 yang tidak termasuk dalam kumpulan Dajjal. Bukankah itu bermaksud bilangan bukan dalil sebagai kebenaran.
Post a Comment